hanya sebuah surat
berdasarkan postingan saya yang ini gue terinspirasi buat membuat sebuah surat, ya sebuah surat buat somebody or something di sebuah tempat di ambang batas realitas. gue sebut saja somebody ini die
Dear die…
Jika lu baca ini berarti lu online, karena gue pasang ini di internet. jika tidak bisa online gue tau lu bisa pake cara lain untuk mengakses dunia maya, jangankan dunia maya, dimensi lain pun bisa lu jelajahi. gue punya banyak banget pertanyaan but lu tapi males banget ngetiknya jadi ya seadanya aja ya die. pertanyaan yang paling mendasar adalah, kenapa kamu masih berkeliaran di dunia? kenapa kamu masih hidup ? padahal lu tau lu udah tidak hidup lagi dimanapun, lu sudah terhapus dalam daftar mahluk hidup semenjak hari kematian lu sore itu? tapi kenapa lu masih bisa menjelajah kesana kemari, membisikan banyak hal kedalam otak gue, membisikan hal-hal yang tidak berguna ke dalam tengkorak gue. please go away, gue ga benci sama lu, gue cuma ga suka lu masih berkeliaran, masih terus mengganggu kehidupan gue. it’s quite annoying, especially when you whisper about your past life.
masa lalu memang indah die, gue juga tau itu. tapi bukan berarti lu harus hidup dalam masa lalu kan? come on move on. lu ga bisa teru2an hidup dalam masa lalu seperti itu, mati lah dengan tenang atau hidup dengan menjalani hari ini bukan hidup di masal lalu seperti itu. jadi pilihannya cuma ada dua die, lu mati atau tetap hidup dengan meninggalkan masa lalu. gue ga bisa bunuh lu die, gue ga punya kekuatan itu, cuma lu sendiri yang bisa memutuskan mati atau tetap hidup.
gue harap lu paham, gue gak bisa terus-terusan melihat lu kaya gitu. move on oke? or DIE like i call you. buat gue lebih baik lu mati daripada terus hidup dalam keadaan seperti itu. Jika itu pilihan lu please jangan mati di depan gue, go away
sincerely
thecrasher
Hard to change
apa yang membuat seseorang itu sulit berubah?, bisa banyak hal ada faktor external dan faktor internal
Faktor external bisa meliputi lingkungan tempat tinggal atau lingkungan pergaulan. seringkali niat untuk berubah dalam hal ini berubah terhambat karena lingkungan yang secara tidak langsung melarang untuk berubah atau merasa canggung jika dirinya berubah dan diketahui oleh lingkungan pergaulannya.
Faktor internal adalah dari dirinya sendiri, seringkali seseorang susah untuk berubah karena tidak ada keinginan yang kuat dari diri sendiri kalaupun ada keinginan untuk berubahnya itu lebih lemah daripada keinginan untuk tetap di kondisi yang sekarang. karena berubah berarti meninggalkan kondisi nyaman yang mungkin telah dia jalani dalam jangka waktu yang cukup lama atau bahkan seumur hidupnya.
untuk bisa bisa sukses berubah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
1. Komitmen terhadap diri sendiri untuk berubah
2. Menyadari bahwa kondisi yang sekarang kurang baik dan dengan melakukan perubahan bisa mendatangkan kehidupan yang lebih baik
3. beritahukan kepada orang-orang terdekat kalau kita akan melakukan perubahan supaya mereka tidak kaget dan merasa aneh dengan perubahan dalam diri kita dan supaya bisa mendapat dukungan dari mereka.
4. berilah reward kepada diri sendiri jika berhasil konsisten dalam perubahan, bisa dalam bentuk makan makanan agak mahal tidak seperti biasa atau berlibur ke tempat yang menarik. supaya alam bawah sadar kita tetap semangat untuk melakukan perubahan.
good luck
Takdir dan script takdir
Tulisan ini masih ada hubungannya sama tulisan gw sebelumnya yang ini . tadi malem gw bermimpi tentang kiamat, tentang kematian, tapi ya namanya junisalman mimpi ga pernah serius walaupun tema mimpinya tentang kiamat dan kematian tetep aja ada parodi di situ. masa pas lagi tegang2nya kiamat ( hasil dari nonton trailer 2012 padahal blom nonton, nungguin DVD-rip nya) tiba2 ada wolverine di sebelah gw mencoba menyelamatkan pacarnya yang sedang dalam bahaya dan rupanya pacarnya itu mary jane pacarnya spiderman dan hilanglah ketegangan mimpi gw menjadi sebuah film parodi…
Sebenarnya bukan soal mimpi ini yang akan gw tulis tapi mengenai sebuah konsep tentang takdir. dari bangun pagi tadi gw terus menerus berpikir tentang apa itu kematian dan kapan seseorang itu mati. ya ga ada yang tahu kapan seseorang itu mati hanya Tuhan yang tahu dan semua itu telah ditetapkan di sebuah konsep kepercayaan yang disebut dengan takdir. (lagi…)
Kiamat 2012
Satu minggu belakangan ini lagi rame nih satu topik yang mungkin kalo di twitter disebut sebagai trending topic. apa itu, ya 2012 diramalkan kiamat. dam semua itu diakibatkan oleh dirilisnya sebuah film yang berjudul 2012 yang sangat menghebohkan dunia ( kecuali gw ). bagaimana tidak di minggu pertamanya dirilis saja sudah menduduki peringkat pertama box office sebagai film dengan pendapatan tertinggi selama 1 pekan mengalahkan film2 yang telah ada lebih dulu ( lho ko jadi kaya acara showbiz ) oke back to laptop. kenapa gw bilang ini seperti trending topic? karena hampir semua orang yang gw kenal ngomongin ini bahkan ada beberapa yang membicarakannya dengan nada serius bahwa dia tau berita yang sebenarnya kalo ada planet (nibiru) yang sedang mendekat ke bumi dan akan menyebabkan kiamat ( sotoy mode ). bukan hanya itu orang tua gw sendiri sampe ngomongin juga tentang ini dia bilang “tuh bentar lagi kiamat, kiamat udah dekat masa kamu mau gini aja, kapan kawin” … oh shit… :hammer: (lagi…)
insya Allah
“Insya Allah ya besok saya pulang” ” ya udah besok deh dilanjutin insya Allah ga ada halangan” “Insya Allah dateng deh”….
Itu beberapa contoh kalimat yang seringkali gw ucapin kalo janji sama orang entah itu janji ketemu, janji pulang bareng, atau janji2 yang laen.
insya Allah adalah ucapan seseorang yang menyertai pernyataan akan berbuat sesuatu pada masa yang akan datang. Dengan mengucapkan perkataan ini seorang muslim telah berjanji untuk melakukan perbuatan tersebut kecuali tidak memungkinkan pada saat akan dilakukan. artinya yang mengucapkan kata ini brarti akan menepati janjinya jika Allah menghendaki dia untuk melakukannya.
Akan tetapi semakin kesini gw liat makna dari insya Allah ini makin bergeser menjadi yang berarti ” ga mau” secara tidak langsung. sehingga jika gw mengucapkan kalimat ” insya Allah besok gw dateng deh” maka akan diartikan ” besok gw ga mau dateng ah”
Orang lebih suka mendengar kata PASTI daripada kata InsyaAllah, “insyaAllah datang” berkonotasi negatif kalo dia ga bakalan dateng dibanding dengan kata “pasti dateng” yang lebih meyakinkan orang yang mendengar kalo dia pasti akan dateng. Hal ini bukan tanpa dasar tapi berdasarkan pengalaman hidup gw yang sering kali orang mengatakan ke gw ” jangan insya Allah ah pastiin dateng ga” contohnya gitu atau ketika gw bilang insya Allah langsung diartikan Ngga bisa/ga mau.
Ya emang sih ga semua orang menanggapi seperti itu tapi gw liat udah mulai banyak yang berpikiran seperti itu. mengaggap kalo insya Allah itu berarti ngga.
tanya kenapa????

Komentar Terakhir